Banjir Rendam Permukiman di Setia Mekar Tambun, Babinsa Koramil Langsung Evakuasi Bantu Warga

  • Bagikan

Tambun – Bencana banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Hingga Minggu (18/1/2026) pukul 09.00 WIB, banjir masih menggenangi beberapa titik permukiman, dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 60 sentimeter, Di Desa Setiamekar, banjir terjadi di dua kawasan permukiman padat penduduk.

Lokasi Pertama, di Perumahan Papan Mas Blok A RW 04, tepatnya di RT 08, RT 03, dan RT 09. Ketinggian air tercatat sekitar ±50 cm. Sebanyak 193 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 700 jiwa terdampak akibat genangan air yang masuk ke rumah warga.

PASANG IKLAN

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, sebagian warga terpaksa mengungsi sementara ke Aula RT 06 RW 04. Banjir di lokasi ini disebabkan oleh luapan Kali Jambe yang diperparah dengan curah hujan tinggi dalam durasi cukup lama.

Sementara itu, banjir juga merendam Perumahan Taman Setiamekar RW 019 dengan ketinggian air mencapai ±60 cm. Di kawasan ini, tercatat 254 KK atau sekitar 1.000 jiwa terdampak. Namun hingga laporan dibuat, tidak terdapat warga yang mengungsi dan kerugian materiil masih dalam pendataan. Penyebab banjir diketahui akibat luapan Kali Sasak serta intensitas hujan yang tinggi.

Babinsa Koramil 01/Tambun Serma Tohadi yang berada langsung di lokasi menyampaikan bahwa kondisi air masih fluktuatif dan terus dipantau.

“Air sempat naik cukup cepat akibat hujan deras dan luapan kali. Saat ini kami bersama warga terus memantau perkembangan serta membantu warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Tokoh masyarakat setempat, Haji Saeful, berharap adanya perhatian dan penanganan lanjutan dari instansi terkait.
“Kami berharap normalisasi sungai dan saluran air bisa segera dilakukan agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan,” katanya.

Sementara itu, Danramil 01/Tambun Mayor Czi Saali menegaskan bahwa jajaran TNI akan terus hadir di tengah masyarakat.
“Kami instruksikan Babinsa untuk siaga, membantu warga terdampak, serta berkoordinasi dengan unsur terkait demi keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Dalam penanganan banjir ini, personel yang dikerahkan terdiri dari TNI sebanyak 2 orang, Polri 1 orang, serta 7 relawan, sementara BPBD belum tampak di lokasi. Aparat terus melakukan pemantauan, pendampingan warga, serta kesiapsiagaan apabila kondisi air kembali meningkat.

(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *