CEKFAKTA.INFO | Makassar – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VI kembali menegaskan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda melalui penyelenggaraan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) dan Saka Bahari Tahun 2026.
Kegiatan tersebut resmi dibuka Komandan Kodaeral VI, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M., di Dermaga Layang Mako Kodaeral VI, Jumat (19/6/2026).
Pemilihan Dermaga Layang Mako Kodaeral VI sebagai lokasi pembukaan menjadi bagian dari pendekatan edukatif yang memperkenalkan lingkungan kemaritiman secara langsung kepada para peserta.
Dengan latar kapal perang dan kawasan pelabuhan militer, peserta diajak memahami bahwa laut merupakan aset strategis sekaligus bagian dari identitas bangsa Indonesia.
Dalam sambutannya, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz menegaskan bahwa Persami bukan sekadar kegiatan perkemahan, melainkan sarana pembinaan karakter yang dirancang untuk membentuk generasi muda yang disiplin, tangguh, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
“Persami adalah kawah candradimuka, tempat di mana mental ditempa, karakter dibentuk, disiplin ditanamkan, dan jiwa kepemimpinan diasah. Di sinilah para peserta belajar tentang arti kebersamaan, ketaatan terhadap aturan, ketangguhan menghadapi tantangan, serta kesetiaan terhadap nilai-nilai luhur bangsa Indonesia,” tegasnya.
Ia menjelaskan, KKRI dan Saka Bahari dibentuk sebagai wadah pembinaan generasi muda agar memiliki kualitas intelektual yang diimbangi dengan karakter kuat, semangat nasionalisme, serta kecintaan terhadap tanah air.
Menurutnya, setiap rangkaian kegiatan Persami harus dipahami sebagai proses pembentukan jati diri seorang kadet yang berintegritas dan siap memberikan kontribusi bagi bangsa.
“Setiap kegiatan yang dilaksanakan, termasuk Persami ini, harus dimaknai sebagai proses pembentukan jati diri seorang kadet sejati,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Kodaeral VI menargetkan lahirnya generasi muda yang memiliki wawasan kemaritiman, semangat bela negara, serta kepedulian terhadap masa depan Indonesia sebagai negara kepulauan.
Pembukaan Persami turut dihadiri Wadan Kodaeral VI, Irdam XIV/Hasanuddin, Ir Kodaeral VI, Direktur Polairud Polda Sulawesi Selatan, Kasatpol PP Provinsi Sulawesi Selatan, Aster Kodau II, Aspidmil Kejati Sulawesi Selatan, para Pejabat Utama dan Kasatker Kodaeral VI, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua Kwartir Makassar, serta sejumlah tamu undangan.
Persami KKRI dan Saka Bahari 2026 diharapkan menjadi ruang pembinaan berkelanjutan yang memperkuat karakter, kepemimpinan, dan kecintaan generasi muda terhadap dunia kemaritiman sebagai salah satu fondasi utama kekuatan nasional Indonesia.








